Kamis, 25 November 2010

Bima Sakti Berputar Lebih Cepat dan Massanya Lebih Besar

Washington (ANTARA News) - Bima Sakti (Milky Way), galaksi tempat beradanya Bumi, ternyata berputar jauh lebih cepat dan memiliki massa 50 persen lebih besar ketimbang perkiraan sebelumnya.
Sebagai akibatnya, kemungkinan Bima Sakti bertabrakan dengan galaksi lain semakin besar, demikian menurut sebuah laporan yang disiarkan Senin.


Sebuah tim astronom internasional, dengan bantuan 10 teleskop yang tersebar di antara Hawaii, Karibia dan AS timurlaut, memastikan bahwa Bima Sakti berputar pada kecepatan 161.000 kilometer per jam lebih cepat daripada yang dibayangkan sebelumnya.

Naiknya kecepatan meningkatkan massa Bima Sakti dengan 50 persen, kata Mark Reid, dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian, dalam riset yang disampaikan pada pertemuan Masyarakat Astronomi Amerika pada pekan ini di Long Beach, California.

"Kita tak akan lagi berpikir bahwa Bima Sakti adalah adik Galaksi Andromeda," kata Reid dalam sebuah pernyataannya, seperti dikutip AFP.

Namun demikian, massa yang lebih besar itu juga berarti bahwa Bima Sakti memiliki tarikan gravitasi yang lebih besar, sehingga meningkatkan kemungkinan bertabrakan dengan Galaksi Andromeda atau galaksi-galaksi yang lebih kecil di dekatnya, katanya.

Pengukuran baru

Sistem tata surya tempat Bumi menjadi salah satu anggota keluarganya jaraknya sekitar 28.000 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti.

Pada kejauhan ini, pengukuran baru memperlihatkan bahwa galaksi itu berputar dengan kecepatan 965.000 kilometer per jam, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya 804,672 kilometer per jam, ujar para astronom.
Pangamatan baru dari jaringan teleskop radio itu "menghasilkan pengukuran langsung yang lebih akurat mengenai jarak dan gerakan mereka," kata Karl Menten dari Institut Astronomi Radio Max Planck di Jerman, anggota tim tersebut.

"Pengukuran ini menggunakan metode triangulasi surveyor tradisional dan tidak tergantung apa asumsi apapun yang didasarkan pada hal lain, seperti kecemerlangan," ujar Menten.

Pengukuran langsung ini "merevisi pemahaman kita atas struktur dan gerakan Galaksi kita," kata Menten.

Sulit untuk memastikan struktur Bima Sakti karena Bumi berada di dalamnya. "Untuk galaksi lainnya, kita dapat dengan mudah melihat mereka dan melihat strukturnya, namun kita tak bisa melakukan hal ini untuk mendapatkan citra secara keseluruhan Bima Sakti, kata Menten.

"Kita harus menarik kesimpulan strukturnya dengan mengukur dan memetakan," imbuh Menten. (*)







Take a bath after stay up can cause death

Those who would like to stay up, surely you know that staying is not good for health. Even the lack of sleep can lead to death, plus more if after staying out immediately shower. He can hit "Enter Wind Stage 5".

Impact of lack of sleep and a shower after staying up late can cause death. In addition, if a bath after staying up late also at risk for pneumonia and "Wind Sitting" which can be fatal, even die suddenly. After bathing lemes, dizziness continues to sleep but not wake up again, scary ..?



For a logical explanation about staying out immediately after bathing simple it is like this:
Body that stayed up late that you actually do a lot of activity that should have at that time shall be at rest. Because a lot of activity going on in our bodies, without us knowing it occurred in the heating of our bodies.
Well, imagine if the temperature of a hot body suddenly doused with water in the morning the temperatures are much colder than the temperature of your body, what will happen?
  

Decrease in body temperature is very drastic and spontaneous, while our bodies are not designed for it. 

The incident has the same logical case with "Falls from height using a parachute" and "Waterfall without using a parachute." Can imagine what the result, not very much different?
Thus it is advised not to immediately take a bath shortly after staying up late, because it can harm to the body....

source : www.apakabardunia.com  

Kamis, 18 November 2010

5 Alasan Komputer Wajib di Shut Down Setelah Siap Menggunakannya

Setiap kali kita menggunakan komputer, setelah selesai harus melakukan proses shut Down.
Nah, biasanya kita kadang suka males nungguin proses shutdown yang agak lama, jadi langsung kita cabut aja dari stop kontaknya Nah bagi yang pernah kayak gitu mending baca ini dulu deh..
Bila kita terlalu sering mematikan komputer dengan cara mematikan hubungan listrik ke komputer tanpa melakukan proses Shut Down, ada beberapa kendala yang akan terjadi :

1. Pada saat proses shutdown komputer akan meregistrasi ulang komponen komputer yang terpakai (digunakan) dan software serta data yang dipakai atau yang di delete.
Kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka komponen atau software serta data yang digunakan tidak dapat disimpan kedalam registrasi, sehingga bila terjadi masalah pada komputer maka komputer tidak dapat mengadakan system recofery berdasarkan tanggal atau waktu yang di tetapkan.

2. Pada saat proses shutdown, processor memberikan perintah kepada bios untuk menghentikan segala pekerjaan2 komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal, tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer.

3. Pada saat proses shutdown fan komputer akan bekerja duakali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak.

4. Pada saat proses shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak.

5. Pada saat proses shutdown hardisk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registrasi komputer, kemudian haed hardisk akan kembali keposisi awal (keposisi tidak membaca hardisk), kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head hardisk berada di tengah2 silinder hardisk, sehingga pada saat dihidupkan kembali head komputer dapat merusak silinder hardisk sehingga terjadi Band sector hardisk, lama kelamaan akan menyebabkan hardisk rusak.

Itulah sebabnya mengapa pada saat proses shutdown komputer lama untuk mati.
Oleh sebab itu hendaknya jika mematikan komputer harus melakukan proses shutdown
bila kita tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer kita baik softwarenya maupun hardwarenya.



Sumber : Lintas Berita 

 
RN-Tanto | Setiap langkah selalu ada pelajaran :)